Etiskah Pemilwa Siri ?

Maing-masing kampus punya budaya sendiri. khusunya di kampus tempat saya belajar. Pada akhir semester gasal, yaitu mengadakan pemilihan calon SMF (Senat Mahsiswa Fakultas), BEM (Badan Ekswkutif Mahasiswa), SMI (Senat Mahasiswa Institut), HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan), dan DEMA (Dewan Eksekutif Mahasiswa) yang dikenal dengan nama PEMILWA (Pemilihan Mahasiwa). Pemilwa diadakan oleh KPM (Komisi Pemilihan Mahasiwa) dibawah naungan DEMA. Di periode tahun 2012 ini, ada 7 partai yang mengajukan di Pemilwa pada tanggal 27 Desember 2012 nanti.
Tujuan dari pemilwa sendiri adalah mengajarkan mahasiwa dan mahasiswi untuk bersikap demokratis serta menyampaikan aspirasinnya kepada bakal calon yang sudah diajukan. KPM sendiri mewanti-wanti agar semua mahasiswa dan mahasiswi berpartisipasi aktif (baca: tidak golput) dalam memilih calon-calon pemimpin yang akan mendengar keluhan serat kritikan dari Mahasiswa/i.
Tetapi permasalahannya adalah, etiskah ketika proses dari pemilwa sendiri diadakan secara sembunyi-sembunyi ? sembunyi-sembunyi dari aspek pengumuman tanggal pemilihan dan pengumpulan berkas, pengumuman mendadak tentang pelengkapan berkas serta debat kandidat yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Apakah itu termasuk budaya politik “kampus” yang sudah lama tertanam kuat di hati para pelakunnya ??? Wallahu a’lam bissowab .

One thought on “Etiskah Pemilwa Siri ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s