mendua

“Harapan yang “mungkin” terlalu besar untuk aku bayangkan,
(ber)harap trauma itu akan sembuh, seketika sayatan kaca menggores dalam di palung hati. “

dia memberiku harapan yang besar……
mengangggap ku seperti kekasihnya…
dia mengirimkan pesan singkat “aku sayang dan cinta padamu dan berjanji akan membantumu menghapus luka yang sudah mengering itu…”
selalu ada waktu untukku…dan kamu menyakinkan aku.

namun, dikala senja itu aku masih ingat betul, dia pun mengatakan kebohongan yang sudah 3 bulan ia tutupi,
ternyata…dia sudah mempunyai kekasih…
ku coba kuatkan hati ini yang sebenarnya masih sangat rapuh ,
berusaha sekuat hati bangkit kembali…
tapi? Tak semudah itu ku lupakan akan indah senyummu yang slalu mengenangmu.
Walau kau kini mendua dan punya kekasih.

-Semarang, Maret 2012-

2 thoughts on “mendua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s