yuk, jadi mahasiswa mandiri ..

Mahasiswa Mandiri
Mahasiswa adalah seorang yang menuntut ilmu dengan berfikir praktis, cerdas dan berintelegen. Ironis melihat mental mahasiswa pada saat ini. Mereka bermanja-manja dengan lingkungan yang ada. Manja untuk pergi ke perpustakaan kampus, atau apabila ada tugas membuat makalah mereka hanya mendownload dari internet. Mahasiswa yang seperti ini cenderung apatis. Mahasiswa dalam menjalani perkuliahan dengan sistem Kupu-Kupu (Kuliah Pulang-Kuliah Pulang), biasannya tidak mempunyai visi dan misi yang jelas, modis tetapi cara berpikirnya masih kekanak-kanakan. Mereka inilah mahasiswa yang kurang bisa berpikir strategis. Katannya mahasiswa sendiri dijadikan sebagai agent of change? Nyatannya tidak, Mereka dengan bangga mengatakan “saya mahasiswa” namun seakan mengabaikan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa yaitu belajar dan berorganisasi.
Tidak lucu kalau mahasiswa itu bermanja-manja dengan kehidupan di luar kampus. Pandangan masyarakat tentang mahasiswa adalah seseorang yang cerdas, sederhana, mandiri, dan ulet. Tetapi, pada kenyataannya tidak sesuai. Dikarenakan lingkungan yang mendukung mereka untuk tidak mau berusaha, tidak mau bekerja untuk membantu beban orang tua yang sudah bersusah payah mencari nafkah demi membiayayai anaknya kuliah. Tetapi, banyak mereka yang memanfaatkannya dengan percuma. Lingkungan yang mereka dituntut untuk serba praktis tanpa mengeluarkan keringat. Dari situlah, mereka bermanja-manja, tidak mau bersusah payah dan kalau mengerjakan sesuatu selalu mengeluh.
Mahasiswa yang bersikap strategis, maksudnya dia dapat menempatkan diri dimana saja, dan bisa membaca lingkungan dimana mereka berada. Mahasiswa sebagai agen perubahan, jika tidak dapat melakukan sesuatu untuk mengubah lingkungan sekitarnya dan jika tidak mempunyai kekuatan untuk menjadi inspirasi bagi orang lain, minimal yang seharusnya dilakukan mahasiswa adalah membawa dirinya ke arah yang lebih baik karena jika saja ia gagal dalam mengurusi dirinya maka konsekuensi akan menjadi beban bagi orang lain.
Mahasiswa yang strategis dilain sisi bisa mensejahterkan diri sendiri, juga bisa mensejahterakan lingkungannya. Bukan mahasiswa yang bermental ”krupuk terkena hujan” yang hanya pergi kuliah kemudian pulang ke kos atau ke rumah, kehidupannya hanya digunakan di lingkungan luar yang tidak bermanfaat.
Mahasiswa harusnya tidak berfikir hedonisme. Salah satu contoh untuk membuat mahasiswa lebih mandiri adalah dengan berwirausaha. Dengan berwirausaha dapat membuat mahasiswa bisa berinteraksi dengan dunia luar. Selain mendapatkan teman baru, dapat membantu perekonomian keluarga untuk menipiskan beban dari orang tua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s